Siswa Jadi Kader Anti Narkoba

Badan Narkotika Kabupaten (BNK) Barito Kuala (Batola) untuk kesekian kalinya melaksanakan pembentukan kader anti narkotika dan obat-obatan berbahaya (narkoba), di SMAN 1 Bakumpai, Senin (17/12) tadi.

 

Pembentukan kader anti narkoba ini dilakukan Sekretaris BNK Batola Noripani melalui Wakil Pelaksana Harian (Wakalakhar) BNK Batola Hamdi dengan disaksikan Kepala Sekolah SMAN 1 Bakumpai Rusmin, ditandai penyerahan secara simbolis pakaian dan topi kader anti narkoba oleh Wakalakhar BNK Batola.

Hamdi menjelaskan kepada para siswa kader anti narkoba tentang bahaya narkoba dan perundang-undangannya. Hamdi yang didampingi pejabat Kepsek SMAN 1 Bakumpai dan Kasubbid Bina Kesiagaan Badan Kesbangpollinmas Batola Zainuddin dan sejumlah staf mengungkapkan, narkoba sebenarnya merupakan obat yang sangat bermanfaat dan diperlukan untuk pengobatan penyakit tertentu bagi manusia.

Akan tetapi jika disalahgunakan atau digunakan tidak sesuai dengan standar pengobatan maka dapat menimbulkan risiko yang sangat merugikan kehidupan seseorang, keluarga dan masyarakat, nilai budaya dan keuangan. Karena itu, bagi yang menyalahgunakan menurutnya, dapat dikenakan hukuman pidana atau denda sesuai ketentuan Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 pasal 115 ayat 1 yakni setiap orang yang tanpa hak atau melawan hukum membawa, mengirim, mengangkut  narkotika golongan I dipidana penjara paling singkat 4 tahun, paling lama 12 tahun dan denda paling sedikit Rp 800 juta, paling banyak Rp 8 miliar.

Hamdi mengimbau kepada para siswa kader anti narkotika hendaknya menghindarkan tindakan yang bisa melanggar ketentuan ini, dengan menjauhkan diri dari mengonsumsi narkoba. Jika mungkin memberikan penyadaran kepada keluarga, tetangga atau warga lainnya agar menjauhi narkoba karena sangat merugikan kesehatan serta dapat menimbulkan sanksi pidana.

Sementara Rusmin mengingatkan kepada para siswa jika ingin sukses maka harus menghindari narkoba dan obat-obatan berbahaya.  
Ia mengakui dirinya dulunya adalah gelandangan yang tidak memiliki tempat tinggal, tetapi sekarang bisa sukses dan menjadi Kepsek. Menurutnya, semua itu berkat pandai membawa diri dan menghindarkan dari perbuatan yang merugikan, termasuk narkoba, miras, obat-obatan berbahaya, serta merokok. (shn/humpro)

baritokualakab .go.id