48 Pasangan Ikuti Sidang Massal

Pemerintah Kabupaten Barito Kuala (Pemkab Batola), kemarin (20/12) kembali melaksanakan sidang massal perkawinan non muslim. Kali ini sebanyak 48 pasangan suami istri asal Bali yang berada di Desa Kolam Kanan Kecamatan Barambai mengikutinya.

 

Pelaksanaan sidang massal perkawinan non muslim yang dibuka secara resmi oleh wakil bupati Batola H Ma’mun Kaderi ini terselenggara atas kerjasama dan koordinasi Disdukcapil Batola, Pengadilan Negeri (PN) Marabahan, Kecamatan Barambai dan Desa Kolam Kanan.

Kepala Disdukcapil Batola Jakuinuddin mengatakan, kegiatan ini bertujuan untuk memberikan keabsahan identitas dan kepastian hukum atas dasar dokumen kependudukan. “Kegiatan ini untuk membantu masyarakat yang kurang mampu secara adat sudah menikah, namun masih belum terdaftar atau belum memiliki akta perkawinan,” kata Jakuinuddin.

Selain itu diungkapkannya, untuk memberikan perlindungan status hak sipil penduduk, khususnya pemerataan hak penduduk untuk memperoleh dokumen kependudukan. Jakuinuddin berharap,  kegiatan yang pada 2011 lalu juga pernah dilaksanakan di Desa Dwipa Sari, Kecamatan Wanaraya ini dapat memicu kesadaran masyarakat dalam memiliki dokumen kependudukan baik itu berupa KTP, Kartu Keluarga (KK), akta kelahiran, akta kematian, akta perkawinan dan akta pencatatan sipil.

Ma’mun Kaderi dalam sambutannya menyampaikan terima kasih atas inisiatif dan prakarsa Disdukcapil Batola yang melaksanakan sidang massal perkawinan, sehingga warga yang belum memiliki akte perkawinan dapat memenuhi kewajiban sebagai penduduk dan warga negara yang tentunya pula akan berdampak semakin optimalnya administrasi kependudukan.

Sementara salah satu pasangan yang mengikuti acara sidang massal perkawinan tersebut yaitu Komang Arte dan pasangannya Wayan Suri mengatakan, sangat senang dengan sidang perkawainan massal yang diselenggarakan. Karena menurutnya dengan kegiatan ini sudah membantu masyarakat yang kurang mampu untuk mendapatkan akta perkawinan secara gratis tanpa melalui sidang.

“Kami sangat berterimakasih dengan apa yang sudah dilakukan oleh pemerintah daerah Batola. Dengan sidang massal perkawinan ini memudahkan kami mendapatkan akte perkawinan yang belum kami punya setelah sekitar empat tahun menikah,” kata pasangan yang sudah memiliki satu orang anak ini. (shn/humpro)

baritokualakab .go.id