2013, Disdukcapil Batola Keliling

Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Dispendukcapil) Kabupaten Barito Kuala (Batola) pada tahun 2013 nanti akan terus semakin gencar mendorong masyarakat agar segera mengurus akta kelahiran. Salah satunya dengan menggelar sidang keliling di seluruh kecamatan Batola.

 

Kepala Dispendukcapil Batola Jakuinuddin mengatakan, sidang keliling di seluruh kecamatan Batola nanti rangka merespon dan menindaklanjuti surat Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Nomor 472.11/3647/sj tentang Penetapan Pencatatan Kelahiran melampaui batas waktu satu tahun secara kolektif dan surat edaran Mahkamah Agung (SEMA) Nomor 09/BUAG/HS/SP/IX/2012 tentang Pedoman Penetapan Pencatatan Kelahiran yang melampaui batas waktu satu tahun secara kolektif.

“Kegiatan ini untuk merespon masih banyaknya di Batola yang saat ini masih banyak dan belum berkesempatan membuat akta kelahiran pada masa dispensasi tahun 2012 dan 2011 yang lalu,” katanya di sela-sela acara sidang massal perkawinan non muslim Kecamatan Barambai dan Desa Kolam Kanan, Kamis (20/12) tadi.

Selain itu diungkapkan Jakuinuddin, kegiatan yang akan dilaksanakan pada 2013 nanti juga untuk merespon masih banyaknya di Batola yang saat ini masih banyak dan belum berkesempatan membuat akta kelahiran pada masa dispensasi tahun 2012 dan 2011 yang lalu. “Dalam sidang keliling pembuatan akta kelahiran anak ini gratis tanpa di pungut biaya,” imbuhnya.

Sebagaimana diketahui, bagi warga yang terlambat mengurus akta kelahiran, pengurusan akta wajib melalui penetapan Pengadilan Negeri (PN). Sesuai dengan UU No 23 Tahun 2006 Tentang Administrasi Kependudukan yang menyatakan bahwa kelahiran wajib dilaporkan paling lambat 60 hari kerja.

Jakuinuddin berharap, saat pelaksanaan sidang keliling nanti bisa dimanfaatkan masyarakat yang belum memiliki akta kelahiran anaknya, setiap anak yang ada di negara Indonesia harus dilindungi secara baik dari keluarganya, sekolah, tempat umum maupun pada pelayanan yang lain. Pasalnya, dokumen kependudukan bagi anak sangat penting dan bagi setiap warga Negara Indonesia harus memilikinya. (shn)

baritokualakab .go.id