Ulangan Umum Berbasis IT Dibahas Dulu

Kepala Dinas Pendidikan Batola Sumarji mengungkapkan, pihaknya saat ini masih belum bisa memastikan penyelenggaraan ulangan umum di seluruh sekolah yang memiliki fasilitas pendukung harus menggunakan ulangan umum berbasis teknologi informasi (IT).

 

“Untuk saat ini, kami masih belum bisa memastikan apakah sekolah yang sudah memiliki fasilitas IT akan diterapkan ulangan umum berbasis IT apa tidak. Kami akan merapatkan atau membicarakannya dulu,sebelum benar-benar menerapkannya,” katanya beberapa hari lalu.

 

Sumarji menjelaskan, untuk menerapkan ulangan umum berbasis IT di Batola memang untuk pertama kali sudah diberlakukan di SMK 1 Marabahan beberapa hari lalu dan  hasilnya sudah cukup bagus. Namun menurutnya, hasil tersebut bukan perbandingan akan langsung diterapkan sebelum ada rapat pihak terkait dulu mengenai ulangan berbasis IT tersebut.

 

“Memang hasil ulangan berbasis IT di SMK 1 Marabahan bagus, tapi kita tunggu hasil rapat nanti lah. Apakah juga akan diberlakukan kepada sekolah yang juga memiliki fasilitas sama seperti SMK 1 Marabahan,” ujarnya. Menurutnya, memang ulangan berbasis IT ini banyak memiliki kelebihan dibandingkan dengan ulangan umum menggunakan lembaran jawaban dari kertas. Sebab ulangan berbasis IT dapat memudahkan guru dan siswa serta hasilnya akurat.

 

“Dibandingkan dengan ulangan menggunakan kertas, dapat menghemat pengeluaran beberapa juta rupiah,” katanya. Selain menghemat biaya, ulangan berbasis IT ini hasilnya dapat dilihat secara langsung, tanpa harus menunggu diperiksa oleh guru. Lewat sistem IT pula dapat diketahui soal-soal mana saja yang dianggap susah, mudah dan sebagainya.

Sedangkan kekurangannya, ungkap Sumarji, ketergantungan dengan arus listrik. Kalau terjadi pemadaman arus listrik dapat mengganggu ulangan ini. Selain itu ulangan berbasis IT ini masih belum bisa menggunakan soal yang berbentuk uraian atau esai. (shn)

baritokualakab .go.id