Bupati Tinjau Putusnya Jembatan Pemurus

Sudah menjadi kebiasaan Bupati Kabupaten Barito Kuala (Batola) H Hasanuddin Murad, disetiap datangnya libur ia tak hanya berdiam diri saja di rumah untuk beristirahat, tetapi digunakan untuk mengunjungi daerah atau kecamatan untuk sekadar bersilaturahmi atau melihat kondisi suatu kecamatan yang dipimpinnya.

 

Seperti yang terjadi, Sabtu (22/12) tadi, Hasanuddin setelah datang dari Jakarta menghadiri acara rapat paripurna di DPR RI melakukan kunjungan menggunakan speedboat ke Desa Tabunganen Pemurus, Kecamatan Tabunganen. Kunjungan tersebut dilakukan untuk melihat langsung putusnya dua buah jembatan ulin yang terdapat di kawasan RT 1, 2, 3 dan di kawasan RT 5, 6, 7 yang diakibatkan karena  tertimpa tumpukan sampah serta derasnya arus air pasang.

M Nasib, salah seorang warga mengatakan, peristiwa putusnya jembatan di desa mereka tersebut berlangsung pada Selasa (18/12) lalu. Sementara jembatan di kawasan RT 5, 6, dan 7 mengalami putus pada malam harinya. “Dengan putusnya kedua jembatan ini, maka terdapat 3 jembatan ulin di kawasan Tabunganen Pemurus yang putus. Setelah beberapa bulan sebelumnya juga terdapat 1 jembatan ulin di kawasan RT 4 yang putus setelah tertimpa tongkang akibat diterpa banjir rob,” tutur salah seorang warga setempat.

Nasib mengungkapkan, sementara ini warga untuk mengatasi putusnya jembatan dengan melakukan gotong royong dari dana swadaya. Hasanuddin didampingi Kepala Dinas Pekerjaan Umum (PU) Abdul Manaf menyarankan agar warga untuk mengajukan permohonan terkait perbaikan jembatan tersebut ke pihak PU.

Dari peninjauan di lapangan, perbaikan kedua jembatan di kawasan Tabunganen Pemurus ini nampaknya cukup mendesak. Mengingat keberadaan jembatan tersebut sangat dibutuhkan, apalagi yang berada di kawasan RT 5, 6, dan 7 karena satu-satunya akses menuju pasar.

Kunjungan bupati yang didampingi Kepala Dinas PU Abdul Manaf, Kabid Bina Marga HM Ramli, Kasi Intel Kejari Marabahan Adi Fakhrudin, dan Kasi Bina Budidaya Perikanan Gt Eddy Jatmika tersebut sekaligus dimanfaatkan untuk meninjau proyek pembangunan Pangkalan Pendaratan Ikan (PPI) Sungai Telan yang berada di Desa Tabunganen Kecil dari dana Tugas Pembantuan (TP) Dirjen Perikanan Tangkap Kementerian Kelautan dan Perikanan sebesar Rp4,1 miliar. (shn/humpro)

baritokualakab .go.id