Menjadikan Marabahan Kota Lintasan

Hari ini, Minggu 4 Nopember 2012 H. Hasanuddin Murad, SH bersama H. Ma’mun Kaderi, SE dilantik Gubernur Kalsel H. Rudy Arifin, atas nama Menteri Dalam Negeri (Mendagri) menjadi Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Barito Kuala Periode 2012 – 2017.

 

Bagi H. Hasanuddin Murad, pelantikan yang dilaksanakan di halaman kantor Pemerintah Kabupaten Barito Kuala ini merupakan yang  kedua kali. Pada periode pertama (2007-2012) H. Hasanuddin Murad berpasangan dengan H. Sukardhi yang hari ini melepas jabatannya menjadi orang nomor dua di Batola.

Pastilah, H. Hasanuddin Murad sebag ai putera daerah akan melanjutkan pengabdiannya membangun Bumi Ije Jela yang pada lima tahun pertama membawa banyak kemajuan di semua bidang.

Pasangan H. Hasanuddin Murad dan  H. Ma’mun Kaderi saat kampanye mengusung jargon “ Sama Rasa “ ( Hasan Ma’mun Rakyat Satu ) ini berkeinginan Kabupaten Barito Kuala lebih maju lagi secara merata, mandiri dan berdaya saing untuk mewujudkan rakyat yang sejahtera.

Apa yang menjadi fokus utama H. Hasanuddin Murad dan  H. Ma’mun Kaderi dalam membangun Batola lima tahun ke depan?

H. Hasanuddin Murad dan  H. Ma’mun Kaderi akan menjadikan Marabahan menjadi kota lintasan. Caranya dengan membangun jembatan dan sejumlah ruas jalan yang dapat menghubungkan antar  kecamatan dan antar propinsi.

“ Kota Marabahan nantinya tidak lagi daerah buntu tapi menjadi kota lintasan dari kalteng ke wilayah kalsel,”Kata H. Hasanuddin Murad

Masyarakat kalteng nantinya tidak harus melintasi jembatan barito untuk bepergian ke hulu sungai (kalsel) dan ke kaltim ataupun sebaliknya, tapi bisa melalui kota marabahan kemudian ke Margasari (Kabupaten Tapin)  terus ke kawasan hulu sungai. Ini setelah dibangun Jembatan Tabukan  yang pembangunannya direncanakan mulai tahun 2014. Jembatan Tabukan merupakan jembatan ke sembilan terpanjang di Indonesia. Memiliki panjang sekitar  1,3 kilometer dan lebar sekitar 7 meter dan bahu jalan masing-masing 2 meter.

Dana APBN yang akan dihabiskan untuk membangun jembatan yang menghubungkan Tabukan (Batola) dan Dadahub (Kalteng) ini sekitar setengah triliun rupiah

Desain jembatan dengan kontruksi  PC Box Girder ini sudah selesai dan sudah di ekspose, tinggal menunggu persetujuan,” kata Hasanuddin Murad yang optimis lima tahun ke depan jembatan dapat diselesaikan.

Untuk menjadikan kota marabahan menjadi kota lintasan, Pemkab Batola melalui dana pemerintah pusat juga akan membangun ruas  jalan baru yang menghubungkan jembatan rumpiang yang menuju jembatan tabukan.

“Desain ruas jalan baru ini juga sudah disetujui,” kata Hasanuddin Murad

Ruas jalan baru dari Jembatan Rumpiang menuju jalan AES Nasution (membangun jalan baru) ke daerah Tarutan  sampai kawasan perkantoran dan terus menuju jembatan Tabukan.

“ Tahun 2013 persiapan pembangunan ruas jalan baru mulai dilaksanakan,” katanya.

baritokualakab .go.id