Visi & Misi

Visi merupakan pandangan jauh kedepan tentang kemana dan bagaimana instansi pemerintah dan masyarakat harus dibawa dan berkarya agar konsisten dan dapat eksis, antisipatif, inovatif serta produktif. Visi tidak lain adalah suatu gambaran yang menantang tentang keadaan masa depan berisikan cita dan citra yang ingin diwujudkan oleh instansi pemerintah bersama masyarakat. Titik Awal Rencana Stratejik Pembangunan Daerah dimulai dari Visi yang menjadi kristalisasi komitmen bersama (seia sekata selidah) dan merupakan pernyataan arah bagi penentuan setiap kegiatan yang akan dilakukan Pemerintah Daerah.
Dengan mengacu pada batasan tersebut di atas “Visi Kabupaten Barito Kuala” dirumuskan dan ditetapkan sebagai berikut :

" Terwujudnya Kabupaten Barito Kuala Sebagai Sentra Produksi Pertanian Yang Maju Dan Berdaya Saing Tinggi Menuju Terciptanya Kemandirian Daerah "

Untuk mewujudkan Visi yang telah ditetapkan, dengan mengakomodasikan berbagai “ input ” dipadukan dinamika lingkungan sesuai tuntutan masyarakat dirumuskan “ Misi ” sebagai pernyataan yang menetapkan tujuan maupun sasaran yang ingin dicapai oleh Pemerintah Kabupaten Barito Kuala secara bertahab, sistimatis dan terintegrasi. Misi sebagai pernyataan cita-cita, memberikan arahan yang jelas tentang apa yang harus dicapai dan kegiatan spesipik apa yang harus dilakukan oleh pemerintah. Karena itu Misi merupakan bahan acuan landasan kerja yang harus dipahami dan diikuti oleh segenap jajaran aparat pemerintah dan pihak yang berkepentingan agar mengambil pesan secara aktif dalam proses pembangunan dan penyelenggaraan pemerintahan sesuai tujuan dan fungsi masing-masing.

Misi Pemerintah Kabupaten Barito Kuala sebagai upaya dalam rangka mewujudkan keadaan yang diinginkan sebagaimana diamanatkan “ Visi ” dalam kurun waktu tahun 2007 sampai tahun 2012 ialah :

  1. Percepatan Pembangunan Infrastruktru Perdesaan yang Komprehensif dan Terpadu
  2. Reformasi Pemerintahan Menuju Tata Kelola Pemerintahan yang Baik ( Good Governance )
  3. Peningkatan Kualitas Sumber Daya Manusia dari berbagai Sektor dan Layanan
  4. Melaksanakan Pembangunan Daerah yang Responsif terhadap Aspirasi Masyarakat melalui Adaftasi Partisipasi berbagai Pihak
  5. Membangun Akses dan Jaringan Kerja Sama di berbagai Sektor Pembangunan


Dalam upaya mewujudkan misi pembangunan tersebut, telah disusun skala prioritas pembangunan daerah yang difokuskan pada 11 (sebelas) prioritas pembangunan :

PERTAMA : Terwujudnya peningkatan intensitas aktifitas perekonomian masyarakat yang diindikasikan oleh bertambahnya sentra-sentra usaha masyarakat.
KEDUA : Terwujudnya kemudahan mobilitas usaha bagi masyarakat yang diindikasikan oleh tersedianya prasarana usaha, jaringan jalan dan jembatan yang menghubungkan sentra ekonomi dan wilayah perdesaan dengan perkotaan.
KETIGA : Terwujudnya peningkatan kualitas permukiman masyarakat yang diindikasikan oleh semakin lengkapnya penyediaan sarana dan prasarana lingkungan sehat.
KEEMPAT : Terwujudnya peningkatan usaha masyarakat dibidang pertanian yang ditunjukan oleh bertambah banyaknya komoditas dan luasnya lahan usaha, diversifikasi produksi dan produktifitas komoditas pertanian.
KELIMA : Terwujudnya keberdayaan masyarakat dalam berketahanan pangan yang ditunjukkan meninghkatnya pendapatan perkapita masyarakat dan lestarinya kemampuan Kabupaten Barito Kuala sebagai basis penyangga pangan.
KEENAM : Terwujudnya penyelenggaraan pendidikan bagi masyarakat yang ditunjukan semakin terjangkau dan meratanya akses untuk memperoleh pendidikan yang berkualitas.
KETUJUH : Terwujudnya pelayanan kesehatan bagi masyarakat yang diindikasikan oleh semakin mudah, murah, memadai dan meratanya penyelenggaraan layanan kesehatan, yang mendorong kemandirian kemampuan masyarakat dalam berpola hidup sehat.
KEDELAPAN : Terwujudnya peningkatan kualitas sumber daya manusia yang diindikasikan oleh kompetensinya yang semakin bertaqwa, profesional, unggul dan mampu bersaing serta memiliki semangat untuk senantiasa berubah kearah yang lebih baik.
KESEMBILAN : Terwujudnya kondisi masyarakat yang lebih berdaya dan bermartabat yang ditunjukan oleh kondusifnya iklim usaha dan aktifitas perekonomian masyarakat sehingga tercipta lapangan kerja mandiri dan berdampak semakin berkurangnya jumlah keluarga miskin.
KESEPULUH : Terselenggaranya seluruh kewenangan Pemerintah Kabupaten pada era otonomi daerah melalui birokrasi pemerintahan yang handal, yang diindikasikan oleh diterapkannya prinsip-prinsip tata kelola pemerintahan yang baik.
KESEBELAS : Terwujudnya hak sosial masyarakat yang dicerminkan oleh terpenuhinya perlindungan dan pelayanan sosial serta terkendalinya pertumbuhan penduduk untuk membentuk keluarga kecil bahagia.

Strategi Sebagai Acuan Langkah Operasional Pencapaian Visi, Maka Strategi Sebagai Suatu Prinsip, Difokuskan Pada :

1. Menyiapkan Sumber Daya Manusia Yang Berkualitas Dan Mampu Berpartisifasi Dalam Pembangunan Yang Dilaksanakan Sebagai Wujud Dari Upaya Pembangunan Masyarakat Kabupaten Barito Kuala Seutuhnya Berbasis Pada Sosio Cultural Yang Terintegrasi.
2. Melakukan Mapping (Pemetaan) Terhadap Berbagai Permasalahan Pembangunan Mulai Dari Geografis, Ekonomi, Budaya Dan Infrastruktur Dengan Mengacu Pada Pengembangan Peluang Dan Kesempatan Bekerja Dan Berusaha Bagi Masyarakat Kabupaten Barito Kuala.
3. Menyusun Desain Tata Kelola Penyelenggaraan Pemerintahan Yang Baik Dan Bersih Dari Kolusi, Korupsi, Dan Nepotisme (KKN). Menumbuhkan Rasa Memiliki Terhadap Kesempatan, Peluang, Ancaman Dan Tantangan Pembangunan Menuju Peningkatan Kemampuan Pembangunan Yang Bertumpu Pada Kesadaran Akan Tanggung Jawab Dan Tugas Sebagai Khalifah Di Muka Bumi.

baritokualakab .go.id